Tidaklah mudah bagi org percaya utk hidup di dunia ini. Setiap harinya, kita bergulat utk mempertahankan nilai-nilai kebenaran dlm setiap perkataan, perilaku dan tindakan kita. Sungguh sulit, ketika kita melihat orang-orang di sekitar kita melakukan berbagai hal yg memuaskan daging mereka, seakan-akan itu adl hal yg wajar. Sementara kita mengetahui bahwa semua itu tdk berkenan di hati Tuhan. Pertentangan pun kerap terjadi di dlm diri kita, apakah seharusnya kita turut melakukan hal yg sdh dianggap wajar tsb atau tetap bertahan.
Terkadang terlebih mudah bagi kita utk mengikuti arus dunia. Bahkan kita berharap bhw Tuhan mengerti alasan kita berkompromi. Ya, Tuhan mungkin memang mengerti, krn Dia sendiri yg mengatakan bhw Dia mengutus kita seperti domba di tengah serigala. Tetapi Dia jg mengatakan agar kita menyikapinya dgn penuh hikmat sambil menjaga hati kita agar tetap murni.
Seperti Daniel, dimanapun kita berada, apapun yg terjadi, kita tdk boleh lupa identitas kita sbg umat pilihan. Dibandingkan dgn kenyamanan hidup, penerimaan org lain dan bahkan nyawanya sendiri, kita harus lebih takut kehilangan perkenanan Tuhan. Pertolongan Roh Kudus senantiasa bisa menjaga hidup kita selalu dlm integritas di hadapan Tuhan dan manusia. – at Pacet

View on Path