Dwi Astuti Maya Pratiwi

Panggih

Setelah acara ijab kabul selesai, segeradilanjutkan dengan upacara yang disebut panggih, yaitu bertemunya pengantin yang didahului acara saling melempar sirih. Menurut adat istiadat Yogyakarta , dalam upacara pernikahan baik pengantin wanita maupun pengantin pria mengenakan kain batik yang bermotif sama atau kembar baik warna maupun polanya. Biasanya kain batik yang digunakan adalah kain sidomukti, akan tetapi sebenarnya masih cukup banyak kain batik lainnya yang dirancang khusus untuk keperluan para calon pengantin. Selain memilih motif yang indah, pada umumnya kain batik yang dipergunakan oleh pasangan pengantin adalah kain batik yang berkualitas paling baik. Kain-kain batik yang dipergunakan oleh para pengantin ini biasanya mengandung banyak arti yang masing-masing kain berbeda antara yang satu dan lainnya. Selain kedua pasangan pengantin, pada kesempatan itu pula para orang tua dari kedua belah pihak biasanya juga mempergunakan kain batik yang serupa. Adapun beberapa kain batik yang sering dipergunakan dalam upacara pernikahan adat Jawa…

View original post 1,899 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s