RESIMEN HITAM

551340_10151242817170566_453057545_n    Ajaran Kristen mula-mula membebaskan manusia dari dosa dan kebodohan, selanjutnya setelah mengalami kebebasan rohani/spiritual, tanpa bisa dihindarkan akan mencari kebebasan perorangan. John Quincy Adams mengatakan, “Kemuliaan tertinggi Revolusi Amerika adalah ini: revolusi tersebut menyambung dalam satu ikatan yang tidak bisa cair, prinsip pemerintahan sipil dengan prinsip Ajaran Kristen” ( Verna M. Hall, The Christian History of the Constitution of the United States, San Fransisco: Foundation for American Christian Education, 1966, hal. 372)

Jalan kemerdekaan Amerika sebagian besar dilicinkan oleh mimbar-mimbar di New England. Khotbah itu sebagian besar berisi bahwa “perlawanan terhadap tirani adalah kepatuhan terhadap Tuhan”. Dengan kata lain Pendeta di New England meletakkan dasar intelektual dan teologis untuk kebebasan. Dr. Ellis Sandoz menyusun buku mengenai khotbah politis yang berpengaruh, yang berjudul “Political Sermons of the American Founding Era”, 1730-1805, Dr. Sandoz menulis: “Saya menemukan bahwa “mimbar Revolusi Amerika” (meminjam istilah ini dari John Wingate Thornton tahun 1860), adalah sumber bahan luar biasa dan mengasikkan…Agama melahirkan Amerika, demikianlah pengamatan de Tocqueville begitu lama yang lalu….Mengenai orang Amerika pada saat sebelum revolusi, Carl Bridenbaugh berseru, “Siapa bisa menyangkal bahwa bagi mereka inti keberadaan mereka adalah hubungan mereka dengan Tuhan” (Eliss Sandoz, Political Sermons of the American Founding Era, 1730-1805, Indianapolis: Liberty Press, 1991, hal. xiii, xiv)

Dr. Sandos berkata bahwa para Pendeta di New England karena peranan yang mereka mainkan dalam memicu para patriot menentang tirani serta karena jubah dan baju kerja mereka yang berwarna hitam maka mereka di sebut “RESIMEN HITAM”. Salah satunya adalah Pdt. Jonas Clark. Dia adalah pendeta di Lexington. “Selama kurun waktu itu (1762-1776), ia orang gereja yang paling berpengaruh di wilayah Lexington dan Concord” (Franklin Cole, They Preached Liberty, “sebuah Antology kutipan jaman bersangkutan dari para pendeta New England di Revolusi Amerika menegnai Kemerdekaan: Sifat sumbernya, kewajibannya, jenisnya dan rahmatnya”, Ft. Lauderdale, FL: Coral Ridge Ministries, tak tertanggal, hal. 38). Rumahnya merupakan tempat pertemuan banyak patriot penting, bahkan sesungguhnya ketika paul revere memacu kudanya dalam perjalanan bersejarah itu, Pdt. Clark sedang menjamu John hancock dan samuel Adams. waktu ditanya apakah orang Lexington akan bertempur, Pdt. Clark menjawab bahwa dia sudah melatih mereka untuk tujuan tersebut. Keesokan harinya, Revolusi Amerika dimulai dengan Pertempuran Lexington waktu diletuskan “tembakan yang terdengar sampai seluruh dunia”.

Franklin Cole yang menyusun sketsa biografis mengenai golongan Pendeta atau rohaniawan New England menulis: “Hanya beberapa tongkat dari rumah pendeta tetes darah yang pertama dalam Revolusi itu mengalir keesokan harinya, pada tanggal 19 April, dan orang-orang yang gugur pertama kali adalah anggota jemaat gerejanya. Setelah melihat mereka tewas, Pdt. Clark berujar “Sejak hari ini akan dicatat kebebasan dunia” (Franklin Cole, They Preached Liberty, “sebuah Antology kutipan jaman bersangkutan dari para pendeta New England di Revolusi Amerika menegnai Kemerdekaan: Sifat sumbernya, kewajibannya, jenisnya dan rahmatnya”, Ft. Lauderdale, FL: Coral Ridge Ministries, tak tertanggal, hal. 38)

Dengan demikian dari mimbar-mibar gereja New England menggelegar proklamasi besar mengenai kebebasan dan kemerdekaan dan kedaulatan Tuhan.  Dan ini jugalah yang membentuk dasar Revolusi Amerika dan Konstitusi Amerika.

Jadi mengingat cerita sejarah diatas, sudah seharusnya pendeta dan hamba Tuhan menjadi orang terdepan dalam memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan dari tirani. Persis seperti yang Jesus lakukan, Dia juga membebaskan orang-orang dari penindasan, penindasan melalui penyakit, ekonomi, kekuasaan dan lain-lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s