“Jesus itu pribadi yg biasa berpikir kritis. (Critical Thinking)
Dibalik kelembutan hati-Nya dan Kasih-Nya yg besar, Dia biasa berpikir kritis dan berani. Dia “memperkenalkan” pada masyarakat Yahudi waktu itu (yg oleh dunia modern saat ini dan dijadikan pilar hampir semua perguruan tinggi bermutu di seluruh dunia) apa yg disebut “Kebebasan Mimbar”!
Kebebasan mimbar adalah kebebasan untuk berbicara, mengutarakan pendapat dan pikiran untuk menyoroti, mengkritisi hal-hal ketidakbenaran dan kemerosotan yg terjadi pada segala aspek kehidupan.
Kebebasan mimbar banyak dijunjung tinggi oleh akademisi dan ilmuwan sebagai standar keintelektualitasan mereka.
Jesuspun sudah melakukan itu 2000 tahun lalu, menelanjangi praktek busuk rohaniawan Yahudi yg harus dibayar-Nya dgn mahal, supaya kita semua merdeka dan selamat, tidak binasa.” – Agung Richard Elvon SH (1973 – …..) – at Pacet

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s