Suicide Squad (2016) Soundtrack

Salah satu soundtrack film terbaik yang pernah dibuat. Soundtrack lagunya kaya, dari berbagai genre dan berbagai era. Kebanyakan sudah cukup lama akrab di telingaku, cukup kukenal, sehingga mendengarkannya makin terasa menyenangkan. Serasa diajak melakukan perjalanan kemana-mana. Sayang sekali banyak lagu bagus yang muncul di film tidak dimasukkan ke dalam CD album resminya.

I Started a Joke
ConfidentialMX featuring Becky Hanson

House Of The Rising Sun
Traditional
Arranged by Alan Price
Performed by The Animals
Courtesy of ABKCO Music & Records, Inc.
Courtesy of Warner Music UK Ltd

You Don’t Own Me
Written by Dave White (as David White) and John Madara
Performed by Lesley Gore
Courtesy of Island Records
Under license from Universal Music Enterprises

Sympathy For The Devil
Written by Mick Jagger and Keith Richards
Performed by The Rolling Stones
Courtesy of ABKCO Music & Records, Inc.

Standing In The Rain
Written by Ariyan Arslani, Mark Ronson, Dan Auerbach and Vincent F. Bell
Produced by Mark Ronson
Performed by Action Bronson, Mark Ronson and Dan Auerbach
Action Bronson appears courtesy of Atlantic Recording Corporation
Dan Auerbach appears courtesy of Nonesuch Records
Mark Ronson appears courtesy of RCA Records/Columbia Records/Sony Music Entertainment UK Limited

Super Freak
Written by Rick James and Alonzo Miller
Performed by Rick James
Courtesy of Motown Records
Under license from Universal Music Enterprises

Purple Lamborghini
Written by Skrillex (as Sonny Moore), Rick Ross (as William Roberts) and Shamann Cooke
Produced by Skrillex and Beat Billionaire
Performed by Skrillex and Rick Ross
Skrillex appears courtesy of OWSLA/Big Beat/Atlantic Recording Corporation
Rick Ross appears courtesy of Def Jam Recordings

Dirty Deeds Done Dirt Cheap
Written by Angus Young, Bon Scott and Malcolm Young
Performed by AC/DC
Courtesy of Columbia Records
By arrangement with Sony Music Licensing

Slippin’ Into Darkness
Written by Charles W. Miller (as Charles Miller), Harold R. Brown (as Harold Brown), Howard E. Scott (as Howard Scott), Lonnie Jordan (as Le Roy Jordan), Lee Oskar, Morris D. Dickerson (as Morris Dickerson) and Thomas Allen
Performed by War
Courtesy of Far Out Productions, Inc
By arrangement with BMG Rights Management (US) LLC

Fortunate Son
Written by John Fogerty
Performed by Creedence Clearwater Revival
Courtesy of Fantasy Records
By permission of Concord Music Group, Inc.

Black Skinhead
Written by Kanye West, Guy-Manuel De Homem-Christo, Thomas Bangalter, Lupe Fiasco (as Wasalu Jaco), Malik Jones, Mike Dean, Cydel Young, Noah Goldstein, Sakiya Sandifer, Elon Rutberg and Derek Watkins
Performed by Kanye West
Courtesy of Def Jam Recordings
Under license from Universal Music Enterprises

Gangsta
Written by Jeremy Coleman, Andrew Swanson, Jason Evigan, Skylar Grey, Jacob Luttrell (as Jacob Elisha Luttrell) and Kehlani Parrish
Produced by JMIKE and Djemba
Performed by Kehlani
Kehlani appears courtesy of TSNMI/Atlantic Recording Corporation

Over Here
Written by Aaquil Brown, Khalif Brown, Andre Harris, Marquel Middlebrooks, Pierre Ramon Slaughter (as Pierre Slaughter) and Michael Williams
Performed by Rae Sremmurd feat. Bobo Swae
Courtesy of Interscope Records
Under license from Universal Music Enterprises

Know Better
Written by Kevin Gates (as Kevin Gilyard), Jeremy Coleman, Tinashe Sibanda, Jim Lavigne, James Abrahart (as James “JHart” Abrahart), Gamal Lewis and Frank “Nitty” Brim
Produced by JMIKE and T-Collar
Performed by Kevin Gates
Kevin Gates appears courtesy of Bread Winners’ Association/Atlantic Recording Corporation

Paranoid
Written by Geezer Butler (as Terence Butler), Tony Iommi (as Anthony Iommi), Ozzy Osbourne (as John Osbourne) and Bill Ward (as William Ward)
Performed by Black Sabbath
Courtesy of Downlane Limited

Seven Nation Army
Written by Jack White
Performed by The White Stripes
Courtesy of Third Man Records

Without Me
Written by Eminem (as Marshall Mathers), Jeff Bass (as Jeffrey Bass), Anne Dudley, DJ Head (as Kevin Bell), Trevor Horn and Malcolm McLaren
Performed by Eminem
Courtesy of Interscope Records
Under license from Universal Music Enterprises

Spirit In The Sky
Written and Performed by Norman Greenbaum
Courtesy of Trans/Tone Productions, Inc.
By arrangement with Ace Music Services LLC

Come Baby Come
Written by Joseph Gardner and K7 (as Louis Sharpe)
Performed by K7
Courtesy of Tommy Boy Music
By arrangement with Warner Music Group Film & TV Licensing

I’d Rather Go Blind
Written by Ellington Jordan and Billy Foster
Performed by Etta James
Courtesy of Geffen Records
Under license from Universal Music Enterprises

Symphony No. 3, Op. 36 ‘Symphony of Sorrowful Songs’: III. Lento – Cantabile semplice
Written by Henryk Mikolaj Górecki (as Henryk Górecki)
Performed by Narodowa Orkiestra Symfoniczna Polskiego Radia w Katowicach (as Polish National Radio Symphony Orchestra) conducted by Antoni Wit
Courtesy of Naxos
By arrangement with Source/Q

Bohemian Rhapsody
Written by Freddie Mercury
Performed by Queen
Courtesy of Hollywood Records Inc.
Courtesy of Island Records Limited
Under license from Universal Music Enterprises

Heathens
Written by Tyler Joseph
Produced by Mike Elizondo and Tyler Joseph
Performed by Twenty One Pilots
twenty one pilots appear courtesy of Fueled by Ramen, LLC

Sucker For Pain
Written by Alex da Kid (as Alexander Grant), Lil’ Wayne (as Dwayne Carter), Wiz Khalifa (as Cameron Thomaz), Wayne Sermon (as Daniel Sermon), Dan Reynolds (as Daniel Reynolds), Ben McKee (as Benjamin McKee), Daniel Platzman, Logic (as Robert Hall), Ty Dolla Sign (as Tyrone Griffin Jr.) and Sam Harris
Produced by Alex da Kid
Performed by Lil’ Wayne, Wiz Khalifa & Imagine Dragons with Logic and Ty Dolla Sign (as Ty Dolla $ign) (Feat. X Ambassadors)
Lil Wayne appears courtesy of Cash Money Records
Wiz Khalifa appears courtesy of Rostrum Records/Atlantic Recording Corporation
Imagine Dragons appear courtesy of KIDinaKORNER/Interscope Records
Logic appears courtesy of Def Jam Recordings
Ty Dolla $ign appears courtesy of Atlantic Recording Corporation
X Ambassadors appear courtesy of KIDinaKORNER/Interscope Records

Advertisements

7 Characteristics of Highly Effective Church Leaders.

1. Selalu tepat waktu, tidak terburu-buru atau berlambat-lambat.
Jika selalu tepat waktu, itu artinya kita sangat menghargai orang lain termasuk waktu yang sangat berharga yang orang lain miliki.

2. Mengerjakan “Pe-eR”.
Sesibuk apapun, kita harus merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, walau tidak sempurna. Perhitungkan rentang waktu, tenaga, sumber daya, dana dan segala hal yang terkait dengan baik. Jangan mendadak. Segala hal yang mendadak atau terburu-buru hanya menunjukkan ketidakmatangan kita sebagai pemimpin. Sesibuk apapun, kita harus mempersiapkan diri bahkan termasuk membuat catatan kecil dan coretan-coretan yang menunjang pekerjaan dan pelayanan.

3. Memanggil dengan nama.
Sangat menyenangkan jika nama kita diingat dan diucapkan oleh orang lain.Jika ingin jadi pemimpin yang baik, ingatlah nama! Panggil semua orang, apapun latarbelakang, posisi dan jabatan dengan namanya.

4. Bukan masalah untuk tidak pandai dalam segala hal.
Banyak orang berpikir bahwa pemimpin harus pandai dalam segala hal. Itu tidak benar. Jika kita tidak pandai dalam segala hal tidak perlu minta maaf, tidak perlu menyesal, tidak usah pura-pura mengerti atau pandai. Secara jujur dan tulus minta tolong kepada orang lain atau staff yang ahli dalam hal itu dan jaga hati kita tetap damai dan fokus pada tugas, pekerjaan dan pelayanan.

5. Segera tindak lanjuti dengan cepat.
Pelajarannya sederhana, jangan memberi janji jika kita tidak bisa menepatinya.

6. Menanggapi pekerjaannya – bukan dirinya – secara serius.
Pemimpin yang baik akan menanggapi dan mengerjakan tugas pekerjaannya secara serius tetapi mereka tetap akan menjadi pribadi yang baik, humble, rendah hati bahkan humoris. Jika terbalik, maka akibatnya kita akan menjadi pribadi yang arogan, tinggi hati, cenderung pemarah, merasa selalu benar tetapi pekerjaan kita justru kurang maksimal.

7. Secara luar biasa harus membumi dan berpijak di tanah.
Pemimpin yang baik adalah orang-orang yang terlihat “biasa saja” yang kita merasa enak ada di dekatnya. Jika menanggapi diri – bukan pekerjaannya – terlalu tinggi dan serius maka itu akan membatasi kepemimpinannya. Pemimpin yang baik tahu persis dari mana dia berasal dan sadar penuh bahwa tugas utama pemimpin adalah melayani. – at Pacet

View on Path

5 Orang Berbahaya yang Bisa Merusak Gereja Anda

1. Tipe Finansial Kontroler.
Setiap gereja membutuhkan nasihat bijak dari orang-orang kudus yang lebih tua, termasuk mereka yang memiliki pengalaman bisnis. Tapi kadang-kadang ketika orang yang belum dewasa rohaninya diletakkan dalam posisi seperti itu, mereka dapat mengembangkan rasa kepemilikan atau hak. Jika ini tidak di cegah, mereka mulai menggunakan uang mereka untuk membeli pengaruh, dalam banyak gereja, jemaat kaya telah menyuap jalan mereka ke tempat nikmat sehingga mereka dapat membuat keputusan, pendeta yang lemah tidak akan menantang perilaku ini karena mereka takut menyinggung donor besar.

2. Tipe Berpusat Diri Sendiri dan atau Pencari Perhatian.
Kita harus mengajar para pencari perhatian dan orang yang berpusat diri sendiri yang belum matang bahwa Tuhan harus menghancurkan semua kepentingan diri sendiri, dan kita harus mengajarkan tentang melayani ketika tidak ada orang lain melihat.

3. Tipe Penyebar Kepahitan
Gereja penuh dengan orang-orang yang telah disakiti oleh orang lain, bahkan oleh pendeta atau dengan anggota gereja lainnya. Itu bisa dimengerti. Tapi jika seseorang belum diselesaikan sakitnya, mereka bisa menyebarkan kebencian dan kepahitan mereka seperti kanker. Ibrani 12:15 memperingatkan kita untuk berhati-hati dengan mereka yang punya “akar pahit” karena ini akan menimbulkan masalah dan menajiskan banyak orang. Kepahitan adalah sering menjadi penyebab perpecahan bahkan dalam gereja. Jangan pernah membiarkan orang yang penuh kepahitan dan kebencian untuk berada dalam posisi penting dan posisi kepemimpinan pada khususnya.

4. Predator Seksual.
Sikap waspada ini sangat penting dalam lingkungan seksual yang bebas pada jaman ini. Serigala memangsa yang tidak bersalah dan itu termasuk anak-anak, perempuan korban kekerasan yang memiliki harga diri yang rendah dan siapa saja berjuang dengan kebingungan seksual. Gereja harus menegakkan aturan ketat tentang yang bekerja dengan anak-anak dan remaja. Dan kita harus bersedia untuk melawan siapapun orang-orang amoral baik pria atau wanita yang menggunakan gereja untuk menemukan pasangan seks baru.

5. Tipe Orang yang Kekanak-kanakan.
Hampir sama dengan Tipe orang yang Berpusat Diri Sendiri dan Egois, tipe ini sangat menguras emosi, pikiran dan perasaan. Susah mendengar, susah mengerti dan memahami, susah dikoreksi. Jangan pernah menempatkan orang dengan tipe seperti ini dalam posisi penting apalagi memimpin. – at Pacet

View on Path

Kebutuhan Kerajaan vs Kebutuhan Kita dlm Leadership.

Leadership kadang terlihat sangat glamour dan menjanjikan, tapi pertama sebaiknya harus dilihat sebagai kesempatan utk melayani ketimbang kesempatan untuk dilayani.
Kebanyakan pemimpin pada masa sekarang terlalu berkonsentrasi pada keuntungan yg menyertai pada jabatannya. Orang-orang yg bekerja sebagai Managers, CEOs, Executives, Pastors atau Direktur yg suka cepat minta kenaikan gaji, bonus liburan, fasilitas kendaraan dan tempat parkir dan sebagainya akan berkata itu normal.
Tetapi Tuhan melihat dan mendeskripsi leadership dgn spectrum dan pandangan berbeda. (Mark 9:35)
Leadership jelas bukan tentang kejayaan, harta kekayaan, kuasa dan otoritas yg menyertai posisi dan jabatan itu. Leadership dan kepemimpinan adalah kesiapan membuat perbedaan dalam hidup orang lain dgn menguatkan dan mendorong orang lain secara efektif berbuat hal-hal besar bahkan agar mereka bisa berbuat hal-hal yg lebih besar dari yg kita lakukan sekarang.

“Leadership, as demanded by the Father and as portrayed by Jesus, calls for people to serve not be served!”

Pemimpin yg sombong adalah selalu merupakan berita buruk dalam sebuah organisasi atau komunitas, dan pemimpin model begitu sangat banyak dimana-mana. Dunia ini sangat membutuhkan banyak pemimpin yg bertindak dan bertingkah laku dgn penuh kerendahhatian.
Leadership datang bersama dgn kepercayaan dan penyerahan total penuh pada Jesus dan otoritas-Nya yg akan memberi kita pengaruh lebih besar dan hasil lebih besar pada lingkungan kita.
Leadership bukanlah soal keinginan kita dan nama kita dipajang dalam papan dari emas, tapi soal dengan rendah hati dan ramah saling melayani dan melayani Tuhan dengan kesadaran penuh bahwa tidak ada upah yg lebih besar selain Kristus dan bahagia melihat orang lain terangkat oleh karena kita. Itulah bagaimana Jesus bekerja dan itulah cara bekerja yg terbaik yg bisa kita lakukan. – at Pacet

View on Path

Christopher Columbus

tumblr_mi0b0jHU5L1qa0q13o2_500      Dari semua penjelajah Spanyol dan Portugis, Columbus termasuk yang paling penting. Dia sangat dipengaruhi Alkitab melebihi yang diketahui banyak orang. Kira-kira jam 08.00 pagi tanggal 12 Oktober 1492AD ketika dia menjejakkan kakinya di sebuah daratan setelah lama berada di lautan, itulah ketika Dunia Baru lahir.

Sampai kira-kira seratus tahun lalu, prestasi ini sangat menimbulkan kekaguman. Ada begitu banyak kota, danau, taman dan tempat lain di seluruh benua Amerika dinamakan menurut namanya. Orang ini memang luar biasa.

Christopher Columbus sangat rajin menghadiri pembacaan Alkitab, doa, rajin menjalani puasa, rajin menghadiri kebaktian ibadah, bahkan banyak yang mengira dia anggota salah satu Ordo suci.

Pada waktu mendarat di Dunia Baru, kata-katanya yang diucapkan adalah:

“Blessed be the light of day, And the Holy Cross we say; And the Lord of Veritie And the Holy Trinity”

“Terpujilah cahaya benderang hari ini, Dan Salib Suci kami panjatkan doa ini; Dan Tuhan Veritas Dan Maha Kudus Trinitas”

Sesungguhnya setiap pagi lagu ini dinyanyikan di atas kapal itu. (John Eidsmoe, Columbus and Cortez, Conquerors for Christ: The Controversy, The Conquest, The Mission, The Vission, Gren Forest, AR: New Leaf Press, 1992, hal 204)

Ketika dia menjejakkan kakinya di daratan dia menancapkan sebuah salib besar, Salib Kristus. Nama Christoforo sendiri diambil dari kata Christo artinya Kristus dan foro, dalam basa latin pherein, artinya memikul, jadi nama Christopher artinya “pemikul Kristus”. Dia percaya bahwa seumur hidupnya dia dipanggil Tuhan untuk memikul dan membawa Kristus ke negeri-negeri yang jauh melalui samudra raya. Sedangkan Columbus, diambil dari kata colon, dari bahasa Itali yang berari “anggota”, Columbus sering mengatakan bahwa dia anggota tubuh Kristus dan akan membawa Kristus ke dunia yang baru.

Menarik pula disimak, pemandu kapal NINA, salah satu dari ketiga kapal yang dibawa Columbus, membuat peta dari dunia yang sudah dikenali pada waktu itu dengan gambar St. Christopher menggendong bayi Kristus melintasi samudra Atlantik, ke Dunia Baru. Dan anehnya gambar yang dilukis oleh pemandu itu sabagai St. Chritopher adalah berwajah Columbus.

Renungkanlah tempat-tempat yang dia beri nama. Tempat pertama dia menginjakkan kaki di Dunia Baru dinamakan SAN SALVADOR, artinya “Juru Selamat Kudus”. Kemudian dia mendarat lagi ditempat yang ia beri nama VERA CRUZ, artinya “Salib yang Benar”. Selanjutnya ia mendarat lagi ditempat yang ia beri nama LA NAVIDAD yang artinya “Kelahiran/Natal”. Kemudian ia mendarat di sebuah tempat yang ada tiga bukitnya yang sangat indah, ia beri nama TRINIDAD atau artinya “Trinitas”.

Columbus juga menulis buku, satu buku berisi catan harian dan buku lainnya ia sebut “Buku Nubuatan”. Dalam Buku Nubuatan itu ia banyak sekali menulis dari Alkitab dan ia merasa terpanggil untuk mewujudkan nubuatan-nubuatan dari ayat-ayat Alkitab yang dia tulis itu.

“Kitab Suci menyatakan dalam Perjanjian Lama, melalui mulut para nabi, dan dalam Perjanjian Baru, melalui Juru Selamat kita Jesus Kristus, bahwa dunia ini akan berakhir; Matthew, Mark, dan Luke mencatat tanda-tanda berakhirnya jaman…..dan saya berkata bahwa tanda-tanda yang meyakinkan saya bahwa Tuhan kita mempercepat akhir dunia ini adalah pengajaran Injil yang baru-baru ini dilakukan di begitu banyak negeri” (Christopher Columbus, Book of Prophecies, terjemahan Kay Brigham, Forth Lauderdale, TSELF, Inc. 1992, hal. 23)

Beberapa ayat Kitab suci yang dia sukai antara lain:

“Sungguh, Akulah yang dinanti-nantikan pulau-pulau yang jauh; kapal-kapal Trasis berlayar di depan untuk membawa anak-anakmu laki-laki dari jauh, perak dan emasnya di bawa serta, untuk nama TUHAN, Allahmu, dan oleh karena itu Yang Maha Kudus, Allah Israel, sebab Ia mengagungkan engkau” Isaiah 60:9.

“Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-KU sampai ke ujung bumi” Isaiah 49:6

Kalau kita membaca seluruh buku Columbus maka kita akan terkesan dengan pengetahuannya yang mendalam akan Alkitab. Seluruhnya ditulis dengan tulisan tangannya sendiri, berisi tentang Firman Tuhan, disertai komentar-komentar, serta alasan mengapa dia melakukan perjalan tersebut, serta bagaimana Alkitab menguatkannya.

Berikut adalah kata-katanya sendiri dalam suratnya kepada Raja Ferdinand dan Ratu Isabella yang ia salin dalam Buku Nubuatannya:

“Pada saat ini saya mengerti dan belajar untuk melihat ke dalam seluruh Kitab Suci, Kosmografi, Sejarah, Tawarikh, dan Falsafah, dan Kesenian lain, yang Tuhan kita buka untuk pengertian saya (saya dapat merasakan Tangan-Nya menuntun saya), sehingga menjadi jelas bagi saya bahwa memang mungkin untuk berlayar dari sini ke Hindia; dan Ia membuka di dalam diri saya tekad untuk melaksanakan gagasan tersebut. dan saya menghadap kepada anda berdua Yang Mulia dengan semangat ini. Semua yang mendengar tentang usaha saya menolaknya dengan tertawaan, mencibir saya. Ilmu pengetahuan yang saya sebut di atas maupun catatan yang berwenang dari ilmu pengetahuan itu tidak cukup untuk meyakinkan mereka.. Hanya pada Anda Yang Mulia berdua masih ada iman dan ketetapan. Siapa yang meragukan bahwa pencerahan ini berasal dari Roh Kudus? Saya bersaksi bahwa Ia (Roh Kudus), dengan cahaya terang menakjubkan menghibur saya melalui yang suci dan sakral, bukti yang kuat dan jelas dengan empat puluh empat buku Perjajnjian Lama, dan empat Kitab Injil dengan dua puluh tiga Surat-Surat Rasuli dari para Rasul yang diberkati itu membangkitakan semangat saya untuk meneruskan, dan secara berlanjut, tanpa berhenti sejenakpun, kitab-kitab itu membakar saya dengan sangat mendesak.”(Christopher Columbus, Book of Prophecies, terjemahan Kay Brigham, Forth Lauderdale, TSELF, Inc. 1992, hal. 178-179)

“..hasilnya akan merupakan perwujudan dari apa yang Penebus kita Jesus Kristus katakan, dan telah mengatakannya sebelumnya, melalui mulut para nabi-nabiNya yang Suci” (Christopher Columbus, Book of Prophecies, terjemahan Kay Brigham, Forth Lauderdale, TSELF, Inc. 1992, hal. 178-179)

Dia juga berkata:

“Tuhanlah yang meletakkan gagasan itu ke dalam pikiranku untuk berlayar ke Hindia…..Kenyataan bahwa Injil masih diajarkan di begitu banyak negeri dalam waktu yang demikian pendek-itulah yang meyakinkan saya” (John Eidsmoe, Columbus and Cortez, Conquerors for Christ: The Controversy, The Conquest, The Mission, The Vission, Gren Forest, AR: New Leaf Press, 1992, hal 90-91)

Selain untuk menyebarkan Injil Kristus, mengenai emas dia punya rencana lain yang sangat mendesak, hasratnya untuk menemukan emas adalah untuk membiayai perang Salib. Dia sangat ingin membebaskan Jerusalem. Hal ini diketahui dari kata-katanya sendiri:

“Saya harus mengulangi: untuk melaksanakan upaya ini ke Hindia, akal sehat, matematika, ataupun ilmu pemetaan tidak berguna bagi saya, seperti saya mengutamakan nubuatan Kitab Suci. Inilah yang harus saya laporkan mengenai pembebasan Jerusalem….Pada saat saya dimotivasi Kitab Suci untuk pergi dan menemukan Hindia, saya pergi ke istana kerajaan dengan maksud memohon kedua pemimpin negara untuk memperhitungkan biaya yang mungkin akan dikeluarkan untuk merebut kembali Jerusalem” (George Grant, The Last Crusader: The Untold story of Christopher Columbus, Wheaton, IL: Crossway Books, 1992, hal. 117)

Dalam catatan hariannya Columbus menulis:

“Aku, agar mereka pribumi bis abersikap ramah dan bersahabat terhadap kami, karena aku tahu bahwa merekalah bangsa yang lebih baik dibebaskan dan dipertobatkan kepada Iman Suci kami melalui kasih daripada kekerasan, memberi kepada beberapa diantara mereka topi merah dan kepada yang lain manik-manik gelas, yang mereka gantungkan di leher mereka, dan banyak barang-barang lain….” (John Eidsmoe, Columbus and Cortez, Conquerors for Christ: The Controversy, The Conquest, The Mission, The Vission, Gren Forest, AR: New Leaf Press, 1992, hal 85)

Dia tidak mengijinkan anak buahnya memberi penduduk pribumi barang yang tidak berguna, dan dia tidak ingin merintangi mereka datang kepada Kristus;

“Aku tidak melihat pada diri mereka bahwa mereka beragama, dan aku percaya bahwa cepat sekali mereka akan beralih menjadi Kristen” (John Eidsmoe, Columbus and Cortez, Conquerors for Christ: The Controversy, The Conquest, The Mission, The Vission, Gren Forest, AR: New Leaf Press, 1992, hal 85)

Columbus telah berhasil mengubah dunia. Tulisan-tulisannya sendiri mengatakan bahwa Kitab Suci memotivasi dia. Thedore Roosevelt berkata mngenai Columbus:

“Ia pertama-tama adalah umat Kristen, ke-dua petualang, ke-tiga jenius, ke-empat seorang yang memiliki visi, ke-lima seorang ayah sejati, dan akhirnya seorang laki-laki yang bertindak. Oh, andaikan saja ada orang seperti dia di jaman kita ini” (John Eidsmoe, Columbus and Cortez, Conquerors for Christ: The Controversy, The Conquest, The Mission, The Vission, Gren Forest, AR: New Leaf Press, 1992, hal. 139)

Semoga Kitab Suci atau Injil selalu menjadi sumber inspirasi kita dalam menjalani hidup, dan melakukan perkara-perkara yang besar. karena di dalam Kristus kita lebih dari pada Pemenang. Perkara-perkara besar yang berarti bagi seluruh kehidupan umat manusia, dan sungguh-sungguh nyata menghadirkan Kasih Tuhan kepada manusia.

Jadilah Diri Sendiri…….Apa adanya (List To Live By series: BERDIRI TEGUH)

peacock_butterfly_flower-normal

TERIMALAH DIRI SENDIRI…………….dengan penuh rasa sukur.

HARGAILAH DIRI SENDIRI…………….dengan penuh sukacita.

AMPUNILAH DIRI SENDIRI…………….dengan tuntas.

PERLAKUKANLAH DIRI SENDIRI…………….dengan murah hati.

SEIMBANGKANLAH DIRI SENDIRI…………….dengan harmonis.

BERKATILAH DIRI SENDIRI…………….dengan berlimpah.

PERCAYALAH DIRI SENDIRI…………….dengan penuh keyakinan.

KASIHILAH DIRI SENDIRI…………….dengan sepenuh hati.

BERDAYAKANLAH DIRI SENDIRI…………….dengan penuh doa.

BERIKANLAH DIRI SENDIRI…………….dengan penuh antusiasme.

UNGKAPKANLAH DIRI SENDIRI…………….dengan penuh keceriaan.

Source: “Stress Busters” by Pam Vredevelt, Licensed Proffesional Counselor c. 1999

Apakah Sukses Itu? (List To Live By series: SUKSES)

success concept

Sering tertawa dan banyak mengasihi;

Dihormati orang-orang berintelejensia serta dikasihi anak-anak;

Didukung kritikus jujur serta menanggung pengkhianatan dari teman-teman palsu;

Menghargai keindahan;

menemukan yang terbaik dalam diri orang lain;

Memberikan diri sendiri;

meninggalkan dunia dalam keadaan sedikit lebih baik, entah lewat anak yang sehat, kebun yang semarak, atau kondisi sosial yang lebih baik;

Bermain dan tertawa dengan antusiasme serta bernyanyi dengan penuh sukacita;

Mengetahui bahwa minimal ada satu kehidupan yang menjadi lebih mudah berkat Anda……

Inilah yang dinamakan sukses.

Source: Ralph Waldo Emerson